April 3, 2026

Paketnusapenida : Wisata Ceria Bersama Orang Tercinta

Wisata bersama orang yang dicinta menjadi salah satu penawar strees paling mujarab

Desa Wisata yang Mengusung Konsep Sustainable Tourise

Desa Wisata Berkelanjutan: Masa Depan Pariwisata Indonesia

Kemenparekraf/Baparekraf saat ini tengah gencar mempromosikan pengembangan desa wisata berbasis sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan. Konsep ini secara aktif mengelola dampak lingkungan, sosial, tradisi, dan ekonomi untuk kepentingan masa kini maupun masa depan.

Pemerintah menetapkan empat pilar utama dalam pedoman pembangunan ini, yakni pengelolaan destinasi, pemanfaatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, serta konservasi lingkungan. Dari ribuan desa yang tersebar di Indonesia, tujuh desa berikut sukses menjadi model percontohan bagi konsep pariwisata hijau ini.

1. Desa Pujon Kidul (Malang): Harmoni Alam dan Agrowisata

Terletak sekitar 30 km dari pusat Kota Malang, Desa Pujon Kidul menawarkan udara pegunungan yang sejuk dan asri. Desa glaze detailing ini secara cerdas memanfaatkan sektor pertanian dan peternakan sebagai daya tarik wisata utama. Selanjutnya, wisatawan dapat terlibat langsung dalam aktivitas harian warga, mulai dari menanam sayuran, memetik hasil panen, hingga memerah susu sapi segar di kandang peternak.

2. Desa Pentingsari (Yogyakarta): Pelopor Destinasi Hijau Dunia

Desa Pentingsari telah mengukir prestasi internasional dengan masuk dalam daftar 100 besar destinasi berkelanjutan versi Global Green Destinations Days (GGDD). Keunggulan desa ini terletak pada keberhasilan masyarakat dalam menjaga ritme hidup yang selaras dengan alam. Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat mencoba pengalaman autentik seperti membajak sawah, menanam padi, hingga belajar meracik tempe secara tradisional.

3. Desa Ponggok (Klaten): Transformasi Mata Air Menjadi Kemakmuran

Dahulu, masyarakat Desa Ponggok hanya menggunakan lima sumber mata air untuk irigasi sawah. Namun, kini warga mengelola potensi tersebut menjadi destinasi wisata air yang sangat populer. Melalui Umbul Ponggok, pengunjung dapat berenang, snorkeling, hingga berfoto di bawah air. Berkat inovasi ini, Desa Ponggok bertransformasi menjadi salah satu desa terkaya di Indonesia dengan pendapatan mencapai belasan miliar rupiah per tahun.

4. Desa Kete Kesu (Toraja): Benteng Pelestarian Adat

Kete Kesu secara konsisten mengusung pelestarian tradisi sebagai magnet wisata utama. Desa adat ini memukau pengunjung melalui upacara adat Rambu Solo serta pemakaman tebing batu yang telah berusia ratusan tahun. Selain itu, barisan rumah adat Tongkonan yang tertata rapi menunjukkan dedikasi masyarakat dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menggerakkan ekonomi melalui kerajinan pahat dan lukis.

5. Desa Penglipuran (Bali): Standar Kebersihan Dunia

Desa Penglipuran meraih predikat sebagai desa terbersih di dunia karena ketaatan masyarakatnya terhadap peraturan adat. Salah satu aturan yang paling menonjol adalah larangan penggunaan kendaraan bermotor di area desa guna menjaga kemurnian udara. Di samping itu, mereka menerapkan konsep tata ruang Tri Mandala yang membuat lingkungan pemukiman tampak sangat rapi dan harmonis.

6. Kampung Blekok (Situbondo): Kawasan Konservasi Burung dan Mangrove

Kampung Blekok mulai mencuri perhatian setelah menjadi finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Desa ini secara unik menggabungkan area pemukiman dengan kawasan konservasi hutan mangrove. Hasilnya, ribuan burung liar kini mendiami area tersebut dan menjadi pemandangan indah yang menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

7. Desa Arborek (Raja Ampat): Penjaga Keindahan Bawah Laut

Beralih ke ujung timur Indonesia, Desa Arborek secara ketat menjaga ekosistem bawah lautnya dari kerusakan. Masyarakat setempat secara aktif mengedukasi pengunjung agar tidak menyentuh terumbu karang saat menyelam. Sebagai gantinya, warga menawarkan produk kerajinan anyaman noken dan topi khas, sehingga pariwisata tetap berjalan tanpa merusak keanekaragaman hayati laut yang berharga.

Baca Juga : 5 Tempat Wisata Lampung yang Keren, Ada Pulau Pahawang!

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.